Senin - Jumat: 07:00 - 15:00
Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
BerandaBerita Terkini

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)

Lihat Selengkapnya →

Fakultas Kesehatan dan Olahraga

Lihat Selengkapnya →

Fakultas Sains, Teknologi, dan Komunikasi

Lihat Selengkapnya →

Sekolah Pascasarjana

Lihat Selengkapnya →
Berita 17 July 2026 41 Pembaca 2 Menit Baca

UMBARA Ambil Peran Strategis dalam Rakernas LSB PP Muhammadiyah, Dorong Penguatan Seni Budaya sebagai Dakwah Berkemajuan

Humas UMBARA

Humas UMBARA

Humas

UMBARA Ambil Peran Strategis dalam Rakernas LSB PP Muhammadiyah, Dorong Penguatan Seni Budaya sebagai Dakwah Berkemajuan

Keterlibatan dosen dan mahasiswa UMBARA pada Rakernas LSB PP Muhammadiyah 2026 menegaskan komitmen kampus dalam mengembangkan seni, budaya, dan dakwah Islam Berkemajuan.

Jakarta – Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (UMBARA) menunjukkan komitmennya dalam pengembangan seni dan budaya Islam melalui keterlibatan aktif pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Seni Budaya (LSB) Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang berlangsung pada 10–12 Juli 2026 di Gedung Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.
Pada forum nasional yang mengusung tema "Membumikan Dakwah Berkemajuan: Mengembangkan Ekosistem Seni dan Budaya yang Kreatif dan Inklusif" tersebut, UMBARA mendapat kepercayaan sebagai bagian penting dalam penyelenggaraan kegiatan. Dr. H. Edi Sukardi, M.Pd., dosen UMBARA, dipercaya menjadi Ketua Panitia Rakernas LSB PP Muhammadiyah, sementara UKM Sariak Layung UMBARA tampil membuka acara melalui sajian seni yang memadukan budaya Betawi, Bali, dan Sunda, diawali dengan penampilan Tari Genjring Party pada sesi pra-acara.
Kolaborasi tersebut menjadi representasi semangat UMBARA dalam mendukung dakwah kultural Muhammadiyah melalui pendekatan seni yang inklusif, kreatif, dan berakar pada kekayaan budaya Nusantara.
Rakernas dibuka oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir serta dihadiri Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Prof. Dr. Fadli Zon, M.Sc., Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Abdul Mu'ti, M.Ed., pimpinan PP Muhammadiyah, pimpinan PTMA, serta pegiat seni budaya dari seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa pembangunan kebudayaan memerlukan sinergi seluruh komponen bangsa, termasuk perguruan tinggi. "Pemajuan kebudayaan memerlukan partisipasi aktif organisasi kemasyarakatan, lembaga keagamaan, komunitas budaya, perguruan tinggi, dan seluruh elemen bangsa. Sinergi inilah yang menjadi fondasi untuk memastikan kebudayaan Indonesia tetap hidup, berkembang, dan mampu menjawab tantangan zaman." 
Menurut Fadli Zon, Muhammadiyah merupakan mitra strategis pemerintah dalam memajukan kebudayaan nasional. Karena itu, Kementerian Kebudayaan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bersama Muhammadiyah dalam pengembangan seni tradisi, seni kontemporer, literasi budaya, diplomasi budaya, hingga pengembangan talenta budaya Indonesia.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Abdul Mu'ti, yang turut tampil dalam pementasan Lenong Betawi Lela Oh Lela, menegaskan bahwa seni merupakan salah satu media dakwah yang efektif dan mampu menjangkau masyarakat secara luas. "Muhammadiyah sejak awal memiliki komitmen untuk berdakwah melalui berbagai media, termasuk di dalamnya melalui kesenian. Selain sebagai sarana ekspresi jiwa, seni dapat menjadi sarana dakwah yang menyentuh hati, mudah dipahami, dan universal menjangkau khalayak luas," ujar Abdul Mu'ti.
Sebagai Ketua Panitia Rakernas, Dr. H. Edi Sukardi, M.Pd. menyampaikan bahwa Rakernas bukan hanya menjadi forum penyusunan program kerja LSB PP Muhammadiyah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat peran perguruan tinggi dalam membangun ekosistem seni dan budaya. "Kami berharap Rakernas ini menjadi titik awal lahirnya Fakultas Ilmu Seni dan Budaya di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah. Kehadiran fakultas tersebut akan memperkuat ekosistem seni budaya Muhammadiyah, melahirkan akademisi, seniman, budayawan, dan pendakwah yang mampu mengembangkan dakwah kultural Islam Berkemajuan sekaligus berkontribusi dalam pemajuan kebudayaan Indonesia," ungkap Dr. Edi Sukardi.
Keikutsertaan UMBARA dengan mendelegasikan Wakil Rektor III Dr. H. Naufal ramadian, M.Si., dan Meita Lesmiaty Khasyar, S.S. M.Pd., dalam Rakernas LSB PP Muhammadiyah 2026 menjadi bukti bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun kolaborasi antara pendidikan, seni, budaya, dan dakwah. Melalui keterlibatan dosen dan mahasiswa, UMBARA terus berkomitmen menjadi bagian dari gerakan Muhammadiyah dalam menghadirkan dakwah yang mencerahkan, membangun karakter bangsa, serta memperkuat identitas budaya Indonesia di tengah dinamika global.
Penulis : Reka Kartika

Bagaimana reaksi Anda?

Bagikan Artikel