
Sebanyak 300 mahasiswa PG-AUD UMBARA mengikuti sosialisasi dan verifikasi Beasiswa Bogor Istimewa 2026 sebagai dukungan peningkatan kualitas calon pendidik PAUD di Kabupaten Bogor.
BOGOR โ Sebanyak 300 mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PG-PAUD) Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (UMBARA) mengikuti kegiatan sosialisasi dan verifikasi data penerima Beasiswa โBogor Istimewaโ Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses penyaluran bantuan pendidikan yang bertujuan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bogor.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif tersebut tidak hanya berfokus pada aspek administrasi, tetapi juga menjadi ruang penguatan motivasi bagi mahasiswa penerima beasiswa. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi pemaparan, menyadari bahwa program beasiswa ini merupakan peluang strategis untuk menunjang keberlanjutan studi sekaligus meningkatkan kualitas diri sebagai calon pendidik masa depan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan kampus, di antaranya Dr. Suhardin, M.Pd., Dr. H. Nufal Ramadian, M.Si., Dr. Yusuf Haryanto, M.Pd., dan Didin Mahyuddin, M.Pd. Dalam sambutannya, pihak kampus menegaskan bahwa program beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk kepercayaan dan dukungan kepada mahasiswa agar terus meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik.
Sosialisasi program disampaikan oleh Hendra, M.M., selaku Kepala Seksi PTK PAUD Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Ia menjelaskan bahwa Beasiswa Bogor Istimewa dirancang sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam mencetak tenaga pendidik yang berkualitas, khususnya di bidang pendidikan anak usia dini.
โProgram ini diharapkan dapat membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan dengan baik serta mempersiapkan diri menjadi pendidik yang kompeten dan berdaya saing,โ jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah mahasiswa penerima beasiswa turut menyampaikan rasa syukur dan harapan mereka terhadap keberlanjutan program ini. Dini Triyana mengungkapkan apresiasinya atas perhatian dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bogor kepada mahasiswa. โBantuan ini sangat berarti dalam menunjang kelancaran pendidikan kami serta menjadi motivasi untuk terus berprestasi,โ ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Risa Rizki Septiani, mahasiswa semester 4C, yang berharap program ini dapat terus berjalan dan memperkuat sinergi antara UMBARA dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. โBeasiswa ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik ke depannya,โ tuturnya.
Sementara itu, Damayanti menegaskan komitmennya sebagai calon pendidik untuk terus belajar dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan anak usia dini. Rasa syukur juga disampaikan Arda Billy atas kesempatan yang diterimanya melalui program Beasiswa Bogor Istimewa.
Program Beasiswa Bogor Istimewa menjadi bukti nyata sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan pendidikan di Kabupaten Bogor. Selain membantu meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa, program ini juga diharapkan mampu melahirkan generasi pendidik yang kompeten, berdedikasi, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Di balik 300 penerima beasiswa tersebut, tersimpan harapan besar untuk menghadirkan calon-calon guru PAUD yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian dan komitmen tinggi terhadap masa depan pendidikan Indonesia.

