Senin - Jumat: 07:00 - 15:00
BerandaBerita Terkini

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)

Lihat Selengkapnya →

Fakultas Kesehatan dan Olahraga

Lihat Selengkapnya →

Fakultas Sains, Teknologi, dan Komunikasi

Lihat Selengkapnya →

Sekolah Pascasarjana

Lihat Selengkapnya →
Berita 07 May 2026 131 Pembaca 1 Menit Baca

UKM PIK-M Dynamic UMBARA Menyelenggarakan Coacing Fashion

Medkom PIK-M

Medkom PIK-M

Medkom

UKM PIK-M Dynamic UMBARA Menyelenggarakan Coacing Fashion

PIK-M Dynamic Sukses menyelenggarakan program kerja bertajuk Coaching Fashion dengan tema “Peran Fashion dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri” 

UKM PIK-M Dynamic Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (UMBARA) telah menyelenggarakan program kerja bertajuk Coaching Fashion dengan tema “Peran Fashion dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 2 Mei 2026, mulai pukul 09.30 WIB hingga 12.50 WIB, bertempat di Kampus UMBARA, Ruang 04 Lantai 3.

Program ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada peserta mengenai pentingnya fashion sebagai salah satu bentuk ekspresi diri yang dapat menunjang rasa percaya diri dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga pengalaman dan pemahaman tentang bagaimana berpenampilan yang tepat sesuai dengan karakter dan situasi.

Kegiatan ini menghadirkan Gema sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa fashion tidak hanya berfungsi sebagai penunjang penampilan, tetapi juga sebagai sarana komunikasi nonverbal yang mencerminkan identitas dan kepribadian seseorang.

Secara umum, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pentingnya fashion dalam membangun kepercayaan diri. Melalui pendekatan yang komunikatif, peserta diajak memahami bagaimana pilihan gaya berpakaian dapat memengaruhi cara pandang diri sendiri maupun orang lain, serta mengajarkan catwalk dengan baik.

Dalam penyampaian materi, menjelaskan beberapa faktor yang memengaruhi perkembangan fashion, di antaranya budaya, teknologi, media sosial, serta pengaruh musik dan film. Faktor-faktor tersebut dinilai memiliki peran besar dalam membentuk tren dan preferensi gaya berpakaian di kalangan generasi muda.

“Fashion adalah bentuk ekspresi diri yang dapat membantu seseorang merasa lebih percaya diri. Ketika seseorang nyaman dengan apa yang dikenakannya, hal itu akan tercermin dalam sikap dan pembawaannya,” ujar Gema saat menyampaikan materi di hadapan peserta.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai jenis fashion, seperti casual, formal, streetwear, vintage, sportswear, high fashion, hingga sustainable fashion. Penjelasan ini memberikan wawasan kepada peserta agar mampu menyesuaikan gaya berpakaian dengan situasi, kebutuhan, serta karakter pribadi masing-masing.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait gaya berpakaian serta dampaknya terhadap rasa percaya diri mereka dalam berbagai situasi, baik di lingkungan kampus maupun sosial.

Kegiatan ini meninggalkan kesan positif bagi peserta. Mereka menilai kegiatan ini bermanfaat dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dan hal tersebut dapat dipetik bahwa setiap individu perlu memahami gaya berpakaian yang sesuai dengan dirinya, tanpa harus mengikuti tren secara berlebihan. Fashion hendaknya dimaknai sebagai sarana untuk membangun kepercayaan diri dan menunjukkan jati diri secara positif.

Bagaimana reaksi Anda?

Bagikan Artikel